Jenis Bonus yang Bisa Didapatkan Karyawan

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Bonus Karyawan.

Apakah Anda seorang pimpinan sebuah perusahaan? Lalu pernahkah Anda memberikan bonus karyawan di perusahaan Anda?

Bonus seringkali berupa uang. Walaupun diantaranya ada bonus yang berupa barang ataupun waktu.

Biasanya bonus berupa uang ditambahkan ke dalam gaji karyawan dengan tujuan sebagai hadiah dan juga dipercaya bisa menjadi perangsang karyawan agar bisa meningkatkan kinerjanya di perusahaan.

Selain menuntut kewajiban kepada seluruh karyawannya, seorang bos harus mengetahui dan siap memenuhi hak-hak setiap karyawan pada perusahaannya.

Nah diluar hak dan kewajiban tersebut, ternyata perusahaan juga perlu mempunyai pertimbangan lain dengan memberikan bonus sebagai bukti bahwa perusahaan menghargai kerja keras karyawannya selama ini.

Memang, tidak semua perusahaan mampu memberikan bonus.

Hal ini tentu tergantung pada besarnya perusahaan, laba perusahaan, kekuatan finansial perusahaan, strategi perusahaan serta kebijakan internal perusahaan.

bonus karyawanMengacu pada surat edaran Menteri Tenaga Kerja nomor : SE-07/MEN/1990 tentang pengelompokan upah.

Bonus: adalah bukan merupakan bagian dari upah, melainkan pembayaran yang diterima pekerja dari hasil keuntungan perusahaan atau karena pekerja menghasilkan hasil kerja lebih besar dari target produksi yang normal atau karena peningkatan produktivitas; besarnya pembagian bonus diatur berdasarkan kesepakatan.

Bisa Anda lihat lengkapnya di bawah ini,

Bicara tentang bonus karyawan, ternyata ada beberapa jenis bonus yang bisa diberikan perusahaan kepada karyawannya.

Jika Anda belum tahu, saya akan menguraikannya untuk Anda.

Jenis Bonus Karyawan yang Perlu Diketahui Perusahaan dan Seluruh Karyawan

bonus karyawan

1. Bonus Prestasi

Bonus ini diberikan perusahaan kepada karyawan yang berprestasi karena telah bekerja dengan baik.

Perusahaan mempertimbangkan dengan cara menilai seberapa besar konstribusinya di perusahaan, sehingga biasanya perusahaan akan memberikan apreasiasi terhadap siapapun karyawan yang bisa berhasil mencapai target selama beberapa bulan berturut-turut.

Seorang karyawan yang mendapat bonus prestasi seperti ini bisa dikategorikan sebagai karyawan teladan. Artinya karyawan yang mempunyai dedikasi tinggi terhadap kemajuan perusahaan.

2. Bonus Retensi

Bonus karyawan jenis ini akan diberikan perusahaan ketika seorang karyawan yang dinilai sebagai karyawan teladan mengundurkan diri dari perusahaan.

Nah cara untuk mencegahnya, perusahaan akan memberikan bonus yang bisa menahan karyawan tersebut sehingga tidak jadi meninggalkan perusahaan.

Bonus retensi biasanya sangat menggiurkan.

Perusahaan akan memberikan tambahan gaji lebih tinggi dari gaji sebelumnya.

Tentu saja tidak semua karyawan yang mengundurkan diri akan mendapatkan bonus retensi ini. Hanya bagi sebagian karyawan saja yang memang dianggap penting dalam perusahaan.

Jadi, bagi siapaun yang merasa hanya menjadi karyawan biasa, bonus ini mungkin tidak bisa didapatkan.

3. Bonus Referral

Jika perusahaan lagi membutuhkan karyawan baru, lalu Anda yang juga sebagai karyawan di perusahaan tersebut merekomendasikan salah satu teman atau keluarga Anda untuk bekerja dan perusahaan menyetujuinya.

Nah perusahaan akan memberikan bonus sebagai ucapan terima kasih. Bonus karyawan seperti itulah yang disebut bonus referral.

Dengan rekomendasi dari karyawan, kemungkinan tingkat kecocokannya menjadi lebih tinggi. Karena perusahaan akan lebih mempercayai rekomendasi seperti itu.

4. Bonus Keahlian

Ada beberapa karyawan dengan kualitas kerja yang sangat baik dan didukung dengan keahliannya dibidang tertentu yang memang handal.

Tentu saja perusahaan akan sangat menyukai karyawan dengan tipe seperti ini.

Pada kejadian tertentu ada karyawan yang mampu meraih penghargaan dan sertifikasi dari skill yang dipunyainya sehingga bisa membawa harum perusahaan tempat karyawan tersebut bekerja.

Karena itulah pihak perusahaan akan memberikan bonus keahlian sebagai bentuk ucapan terima kasih.

5. Bonus Tahunan

Dari namanya saja sudah bisa ditebak, kalau bonus seperti ini hanya akan diberikan setahun sekali.

Perusahaan akan menilai kinerja karyawannya selama satu tahun dari berbagai aspek pekerjaan, seperti ketaatan terhadap pimpinan dan undang-undang yang berlaku di perusahaan, disiplin dalam melaksanakan setiap pekerjaan serta loyalitas kerja.

Bonus tahunan biasanya akan diberikan ditahun berikutnya. Contohnya, bonus tahun 2017 baru akan diterima karyawannya di tahun 2018.

Perhitungan bonus tahunan di tiap perusahaan tentu berbeda-beda.

Beberapa faktor akan mempengaruhinya, sehingga jumlah dan nilai bonuspun tergantung dari seberapa besar keuntungan perusahaan di tahun sebelumnya.

6. Bonus Bagi Hasil

Yang saya tahu, jenis bonus ini berlaku ketika karyawan memberikan order pekerjaan kepada perusahaan sehingga perusahaan mendapatkan keuntungan dari pekerjaan tersebut.

Karena perusahaan merasa diuntungkan, maka perusahaan akan memberikan bonus sebagai ucapan terima kasih.

Atau jika ada perjanjian sebelumnya, seringkali keuntungan akan dibagi dua/50:50




Nah, buat karyawan yang lincah dan jeli saat melihat peluang hal seperti ini tidak akan disia-siakan guna mendapatkan penghasilan tambahan dari bonus yang diberikan perusahaan dari order-order seperti tadi.

7. Bonus Lebaran

Bonus lebaran biasa orang menyebutnya THR (Tunjangan Hari Raya)

Hampir semua perusahaan memberikan bonus ini. Bonus lebaran termasuk jenis bonus tahunan yang wajib diberikan perusahaan untuk semua karyawannya terutama bagai mereka yang beragama Islam.

Ada beberapa pendapat tentang bonus THR ini.

Ada sebagian yang yang memasukkan THR sebagai bonus, namun sebagian lainnya menyebutkan bahwa memberikan THR adalah kewajiban perusahaan.

Yang jelas THR merupakan komponen non upah seperti bonus.

8. Bonus Liburan

Ada beberapa jenis bonus yang sudah diuraikan diatas adalah bonus yang bersifat individu. Artinya bonus yang hanya bisa didapatkan buntuk segelintir karyawan saja yang dianggap telah memberikan loyalitasnya bagi perusahaan.

Namun bonus liburan ini sifatnya umum. Semua karyawan berhak mendapatkannya.

Bahkan bonus liburan ini tidak hanya diikuti oleh karyawan saja. Tapi juga karyawan diperbolehkan untuk membawa anak dan istri mereka.

Selama beberapa hari, mereka akan menghabiskan waktu di tempat wisata dengan seluruh biaya yang ditanggung perusahaan.

Bonus liburan ini juga termasuk bonus tahunan, karena memang biasanya hanya diberikan satu kali dalam setahun.

Bonus ini diyakini sangat efektif untuk menjaga kekompakan dan menumbuhkan kedekatan antara pihak perusahaan dan karyawannya.

9. Gaji ke-13

Bagi karyawan swasta, ini adalah bonus tahunan.

Gaji ke-13 adalah bonus yang diberikan khusus untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang hanya setahun sekali diterima.

Hanya istilahnya saja yang berbeda, antara bonus tahunan untuk pegawai swasta dan gaji ke-13 untuk PNS.

Setelah kita mengenali apa yang dimaksud dengan bonus karyawan, lalu apa sih manfaatnya bonus tersebut bagi perusahaan dan juga bagi karyawan itu sendiri.

Merupakan hal yang pasti, hukum timbal balik berlaku disini.

Ketika karyawan merasa terbantu dengan adanya bonus yang diberikan perusahaan, maka kinerja karyawan pun akan tumbuh dan meningkat sehingga akan kembali menguntungkan perusahaan.

Nah simak selengkapnya di bawah ini,

Manfaat Bonus untuk Perusahaan

Ketika perusahaan bisa memberikan bonus untuk karyawannya, ada beberapa manfaat dan keuntungan yang secara tidak langsung bisa menguntungkan perusahaan itu sendiri.

1. Meningkatkan Kepercayaan

Para karyawan akan mempercayai kreadibilitas perusahaannya kalau saja sang pimpinan mau mendengarkan apa yang diinginkan karyawan.

Dengan diberikannya bonus-bonus untuk karyawan, maka serta merta karyawan akan membalasnya dengan cara melakukan semua tugas pekerjaan yang diberikan atasan untuk dirinya dengan sebaik mungkin.

Itu semua karena meningkatnya kepercayaan karyawan terhadap perusahaan.

Perusahaan yang memiliki tingkat kepercayaan tinggi diantara karyawannya, akan mendorong 2,5 kali lebih mungkin untuk meningkatkan pertumbuhan pendapatan daripada mereka yang tidak percaya terhadap perusahaannya.

2. Menjaga Stabilitas Perusahaan

Bukan hanya memberikan yang terbaik untuk perusahaan, seorang karyawan akan dengan suka rela melakukan apapun demi menjaga stabilitas perusahaan.

Hal tersebut terjadi karena karyawan merasa dihargai perusahaan dengan apa yang sudah mereka capai selama ini.

3. Terbentuknya Kedekatan

Bonus karyawan juga bisa berpengaruh terhadap suasana yang ada.

Tentu saja karyawan akan merasa terbantu, sehingga dengan sendirinya akan terbentuk kedekatan antara karyawan dan perusahaan dalam segala hal sehingga akan lebih memudahkan dalam mencapai target-target pekerjaan.

Hal ini jelas akan menguntungkan bagi perusahaan.

Manfaat Bonus untuk Karyawan

Bukan hanya perusahaan yang akan diuntungkan ketika atasan memberikan bonus-bonus bagi karyawannya. Namun merupakan hal yang pasti bahwa dengan bonus, karyawan pun sudah tentu menjadi terbantu.

1. Meningkatkan Kesejahteraan Karyawan

Dengan bonus, maka akan membantu meningkatkan kesejahteraan para karyawannya.

Bonus karyawan merupakan tambahan penghasilan yang jelas akan sangat dirasakan bermanfaat bagi siapapun yang mendapatkannya.

Perusahaan yang baik tentu saja berkeinginan bisa memberikan kenyamanan dan ketenangan. Dan dengan adanya bonus, itu adalah salah satu cara perusahaan untuk meningkatkan kesejahteraan bagi seluruh karyawannya.

2. Memberi Motivasi dan Semangat

Tidak bisa dipungkiri jika kehadiran bonus pada perusahaan bisa memberi semangat dan motivasi bagi karyawannya.

Hal itu tentunya akan menciptakan rasa aman, dedikasi, disiplin dan loyalitas terhadap perusahaan, sehingga karyawan dapat fokus terhadap pekerjaannya.

Selain itu, karyawan juga diharapkan mampu mendukung usaha dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan.

3. Merasa Memiliki

Rasa memiliki terhadap apa yang dikerjakan bukan hanya akan membangun rasa percaya, namun juga akan meningkatkan produktivitas.

Membangun rasa memiliki tidak cukup hanya dengan kata-kata, namun butuh tindakan.

Jika perusahaan bisa memberikan bonus karyawan, itu adalah salah satu cara untuk membangkitkan “rasa memiliki” pada karyawan-karyawannya terhadap perusahaan itu sendiri.

Ingat, kesuksesan dan pencapaian perusahaan tidak luput dari keterlibatan Sumber Daya Manusia (SDM) di perusahaan.

Seringkali kebutuhan operasional dapat terpenuhi hanya jika dijalankan oleh SDM atau karyawan perusahaan yang mempunyai kesungguhan dalam bekerja. Sehingga semua target perusahaan bisa lebih mudah untuk dicapai.

Dalam hal ini SDM menjadi suatu hal yang penting dan harus diperhatikan oleh perusahaan. Tanpa adanya SDM, operasional perusahaan sulit bahkan tidak akan berjalan.

Dengan adanya bonus, diharapkan karyawan dapat semakin termotivasi untuk selalu meningkatkan kinerja. Bonus tidak hanya membantu meningkatkan kepuasan atau motivasi karyawan dalam bekerja, tetapi juga membantu perusahaan dalam menekan jumlah turnover.

Semoga bermanfaat.

Share.

About Author

Hanya seorang penikmat senja.

Leave A Reply