Ingin Menjadi Karyawan Teladan, Baca Tipsnya Sekarang!

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Karyawan teladan.

Seorang karyawan teladan akan selalu menjadi panutan yang dihargai atasan dan juga karyawan lainnya.

Bukan hanya itu, seorang karyawan teladan sudah pasti menjadi aset berharga yang akan selalu dilibatkan dalam setiap momen penting dalam perusahaan.

Jadi,

Sudah tahukah Anda cara menjadi karyawan teladan?

Umumnya, untuk menjadi karyawan teladan butuh eksistensi yang tinggi dan konsisten dalam segala tindakan dan perilaku saat bekerja.

Seorang pegawai teladan adalah mereka-mereka yang profesional serta selalu mengedepankan kepentingan bersama dan mampu menciptakan rasa kebersamaan antara karyawan dan bos sehingga tercapai sebuah etos kerja yang lebih baik.

Nah, Anda juga bisa melakukan beberapa kiat di bawah ini agar bisa menjadi karyawan teladan.

menjadi karyawan teladan

Ingin Menjadi Karyawan Teladan? Anda Harus Penuhi Beberapa Hal Ini!

1. Disiplin

Disiplin dalam bekerja merupakan pondasi bagi seorang karyawan teladan.

Disiplin juga merupakan sebuah sikap terpuji yang selalu menepati janji, sehingga orang lain mempercayainya.

Pemilik sifat ini akan selalu konsisten dengan apa yang diucapkan dan memiliki komitmen yang tinggi atas segala sesuatu yang dikerjakan.

Disiplin sendiri merupakan bentuk kepatuhan terhadap perusahaan serta tugas-tugas yang diemban. Seperti ini contoh umum disiplin dalam perusahaan :

  • Disiplin waktu
  • Tanggung jawab
  • Taat terhadap peraturan perusahaan
  • Jaga sikap dan prilaku terhadap atasan dan teman kerja

2. Bekerja secara profesional

Dimanapun Anda bekerja, sikap profesionalisme harus tetap dilakukan.

Profesional ialah seseorang yang memiliki 3 hal penting dalam dirinya, yaitu :

  • Skill, yang artinya orang tersebut harus benar-benar ahli di bidangnya.
  • Knowledge, yang artinya orang tersebut harus dapat menguasai, minimalnya berwawasan mengenai ilmu lain yang berkaitan dengan bidangnya.
  • Attitude, yang artinya tidak hanya harus pintar tapi penting memiliki etika yang diterapkan di dalam bidang pekerjaannya.

Dan ini adalah ciri-ciri seseorang dengan sifat profesionalnya :

  • Memiliki kemampuan dan pengetahuan yang tinggi
  • Memiliki kode etik
  • Memiliki tanggung jawab profesi serta integritas yang tinggi
  • Merasa memiliki
  • Memiliki kemampuan yang baik dalam perencanaan program kerja

Bekerja dengan sungguh-sungguh dan profesional adalah salah satu upaya untuk menjadi karyawan teladan.

Contoh kecilnya, hindari hal ini saat bekerja :

  1. Tidak mengobrol/becanda saat bekerja
  2. Tidak memainkan gadget ketika bekerja
  3. Hindari bergosif dan maksimalkan bekerja

3. Mampu bekerja cerdas

Kadang-kadang, ada banyak karyawan yang merasa acuh dengan pekerjaannya.

Mereka pikir bekerja tidak harus yang berlebihan, toh yang untung kan perusahaan.

Tapi, pernahkah Anda berpikir jika perusahaan merugi dan bangkrut? dan jika hal itu terjadi, bisa saja Anda terkena dampaknya.

Anda bisa dirumahkan atau lebih buruknya Anda dikeluarkan tanpa dapat apa-apa.

Maskudnya begini,

Biasanya karyawan teladan selalu tahu bahwa bekerja keras tidak selalu hanya dilakukan dengan cara mengeluarkan tenaga dari otot saja, namun dengan kemampuan berpikir bagaimana bisa melakukan sebuah pekerjan yang cepat, cermat dan hasil yang memuaskan.

Karena itu 4 hal ini harus dilakukan :

  1. Mempunyai konsep yang baik
  2. Strategi kerja yang tepat
  3. Kerja sama team
  4. Efektifkan waktu kerja

Itulah yang dimaksud kerja cerdas.

4. Tunjukkan kemampuan multitasking

Banyak perusahaan-perusahaan besar mencari individu yang memiliki kemampuan bukan hanya dengan satu keahlian saja.

Itu artinya, bekerja dengan variasi kemampuan akan menjadikan Anda aset berharga bagi perusahaan.

Seorang karyawan teladan selalu bisa melakukan pekerjaan multitasking.

Tidak cuma disayang bos, tapi bisa jadi gaji bulanan Anda akan terus meningkat.

Bukankah Anda menginginkan itu?

5. Bisa Menunjukkan kualitas kerja yang bagus

Salah satu ciri seorang karyawan teladan adalah selalu mampu menunjukan kualitas pekerjaannya.

Kepercayaan yang diberikan atasan terhadap karyawannya jika dijaga dengan baik maka hal itu akan berdampak baik juga terhadap reputasi karyawan tersebut.

Bayangkan, jika Anda mampu melakukan tugas pekerjaan dengan hasil memuaskan, seorang atasan biasanya langsung memberikan kepercayaan lebih dan juga kebebasan dalam bertindak.

Bangun terus kepercayaaan Anda dan atasan dengan cara bekerja lebih produktif dan efektif . Karena itulah merupakan bagian dari sikap seorang karyawan teladan.

6. Jalin hubungan baik dengan rekan kerja

Kenapa saya bilang penting dalam membina hubungan baik dengan rekan kerja?

Karena tanpa mereka, Anda bukanlah siapa-siapa.

Dalam sebuah perusahaan, rekan kerja adalah bagian penting dalam setiap proses pekerjaan. Ada banyak pekerjaan yang tidak bisa hanya mengandalkan diri Anda sendiri dalam melakukannya.

Itulah pentingnya rekan kerja, dan itulah kenapa Anda harus bisa menjalin hubungan baik dengan mereka.

Seorang karyawan teladan akan selalu menjaga hubungan baik itu dan tidak akan pernah meremehkan mereka.

Sedikit saja Anda memperlakukan mereka tidak baik, maka dampaknya akan sangat besar terhadap kinerja dan reputasi Anda dalam perusahaan.

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan agar hubungan Anda dengan rekan kerja selalu terjaga, diantaranya :

  1. Bersikap sopan dan saling menghormati
  2. Saling menjaga kepercayaan
  3. Ajak selalu rekan kerja berdiskusi tentang pekerjaan
  4. Memberikan pujian atau apresiasi atas tugas yang telah selesai dikerjakan
  5. Hindari bergosip
  6. Berusaha menjadi pendengar yang baik

7. Jadilah mentor bagi karyawan baru

Seorang karyawan teladan tentu saja selalu bisa membawa teman-teman kerjanya ke arah lebih baik. Terutama bagi karyawan baru yang masih butuh bimbingan dari para seniornya.

Biasanya, karyawan teladan akan dengan senang hati memperlakukan karyawan baru secara baik, memberi arahan dan motivasi agar bekerja lebih semangat dan lebih rajin.

Jika Anda bisa melakukan itu, maka bukan tidak mungkin predikat karyawan teladan akan menempel pada Anda.

8. Aktif dalam setiap proyek pekerjaan

Begini,

Dalam mengerjakan sebuah proyek besar, perusahaan sering kali memilih siapa saja yang akan ikut terlibat di dalamnya.

Jika Anda salah satu yang terpilih, itu adalah kesempatan besar Anda untuk bisa membuktikan diri bahwa atasan Anda tidak salah dalam memilih Anda.

Segera lakukan diskusi bersama team Anda, buat sebuah konsep yang baik dan mulai lakukan beberapa strategi untuk bisa menyelesaikan proyek tersebut dengan hasil terbaik.

Seorang karyawan teladan akan dengan segenap hati dalam melakukannya. Memilih menjadi team player adalah sebagai bukti keteladanan Anda.

Ingat, kerja team merupakan cara paling baik dalam mengerjakan sebuah proyek besar, karena itu saling menghargai antara rekan kerja adalah bagian paling penting.

Apabila Anda mampu menempatkan diri pada posisi yang benar, maka Anda termasuk kategori karyawan teladan.

9. Belajarlah menerima kritikan

Banyak orang yang sulit dalam menerima kritikkan, apalagi misalnya kritik itu datang dari sesama rekan kerja.

Atau bisa saja, Anda mempunyai atasan yang egois dan tidak pernah bisa merasa bersalah sehingga dalam banyak hal ingin selalu menang sendiri.

Dari atasan tipe begini biasa kritikkan terdengar lebih pedas dan terkadang tidak mengenakkan hati.

Tentu saja seorang karyawan dengan jiwa teladan, kritikkan seperti ini justru menjadi cambuk untuk selalu bisa memperbaiki diri dan dianggap sebagai motivasi kerja.

Apapapun permasalahan yang ada selalu dicarikan solusi terbaiknya dengan cara berdiskusi dan mendengarkan beberapa pendapat orang lain.

Jiwa seperti inilah sebagai ciri dari seorang karyawan teladan.

10. Pertahankan reputasi dan kinerja Anda

Salah satu hal terpenting dalam dunia pekerjaan adalah menjaga kepercayaan dan reputasi diri sendiri agar bisa menjalani karir lebih baik.

Cara berbicara yang baik dalam berpendapat merupakan salah satu pondasi kuat dalam membangun reputasi dan citra Anda di perusahaan.

Jadi hati-hatilah dalam berbicara.

Di bawah ini ada beberapa cara untuk membangun reputasi Anda dalam bekerja, yaitu :

  • Sanggup memberikan ide-ide brilian
  • Mendengarkan pendapat oranag lain
  • Ikut membantu menyelesaikan kesulitan dalam proses kerja
  • Mau bertanya jika ada hal yang tidak dipahami
  • Memberi ucapan terima kasih atau apresiasi kepada rekan kerja

Bila Anda melakukan semuanya dengan baik, maka Anda termasuk karyawan teladan yang pasti akan disegani dan dihargai diantara yang lainnya.

Itulah beberapa cara menjadi karyawan teladan yang wajib Anda ketahui.

Perilaku ketika berinteraksi dengan clien atau dengan karyawan lainnya akan memperjelas siapa diri Anda.

Pantaskah Anda menjadi seorang karyawan teladan?

(Sumber gambar : www.google.com)

Share.

About Author

Hanya seorang penikmat senja.

Leave A Reply