Prabowo Subianto Tandatangani Pakta Integritas Hasil Ijtima Ulama II

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

KULIPENA – Calon Presiden Prabowo Subianto dan petinggi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) menandatangani pakta integritas sebagai hasil dari Ijtima Ulama II. Pertemuan itu digelar di Hotel Grand Cempaka, Cempaka Putih, Jakarta, Ahad, 16 September 2018.

Pada kesempatan itu juga Iman Besar  Front Pembela Islam (FPI)  Rizieq Shihab meminta kepada para ulama dan pengikutnya untuk menggunakan media dakwah sebagai sarana dalam  memenangkan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam pemilihan presiden (pilpres) 2019. Rizieq sendiri sampai saat ini masih berada di luar negeri dah hanya menyakpaikan seruannya lewat telepon.

“Jadikan pesantren, majelis, dan mimbar dakwah sarana untuk memenangkan Prabowo dan Sandiaga Uno,” kata Rizieq dari seberang telepon.

Ijtima Ulama II yang diinisiasi para laskar penggerak demonstrasi 212 memang memutuskan mendukung Prabowo – Sandiaga. Dalam surat kesepakatan yang diteken elite GNPF, para peserta Ijtima Ulama II wajib mendukung pasangan calon yang diusung.

Pada kesempatan tersebut Prabowo juga diminta turut menandatangani pakta integritas yang diatur dalam Surat Keputusan Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional II Nomor 02/IJTIMA/GNPF-ULAMA/MUHARRAM/1440 H tentang Pakta Integritas Calon Predisen dan Wakil Presiden. Sesuai dengan surat itu, Prabowo dan Sandiaga berhak menyatakan kesanggupannya bila keduanya terpilih menjadi presiden.

Share.

About Author

Leave A Reply